Google News - Top Stories

Selasa, 04 April 2017

HIDUP HANYA SEBENTAR

Renungan

Tulisan ini baik Pantas untuk direnungkan.

*Terkadang kita tidak memikirkan bagaimana masa tua kita..*
Di saat produktif kita bekerja mati-matian, kepala jadi kaki dan kaki jadi kepala.
Setelah memasuki paripurna, kita lupa bahwa semua akan berlalu seiring waktu..
*Raga yang tak lagi kuat, tulang yang mulai rapuh, mata yang merangkak rabun, dan ingatan yang melepuh menjadi perjalanan waktu yang akan kita alami semuanya tanpa kecuali..*

*Ketika masa tua dengan angpau di tangan..maka anak, cucu, menantu, dan buyut pasti akan merapat mengitari hangat.*
Tapi kalau "amplop merah" pun tak punya, pasti dingin itu menusuk sampai tulang belulang..
*Semua ini nyata, bukan "fatamorgana".*
Orang tua "tanpa amplop merah",  "tanpa warisan" dan hanya menyisakan sakit karena kerja banting tulang di masa muda untuk membesarkan anak-anak menjadi pemandangan yang tak lekang dimakan waktu.
    
Terlalu "spekulasi bisnis" di masa produktif, semua dipertaruhkan hanya untuk fokus pada pekerjaan.
Karier terus dikejar sampai pada akhirnya di saat usia menjemput waktu, semua yang kita pertaruhkan habis..
*Hidup menjadi "benalu anak", "korban perasaan" sampai ajal menjemput..*
*Ya kalau mendapat berkat anak berhati "malaikat", kalau tidak?*
*Anak yang kita timang dulu jadi anak yang "lupa ingatan", anak yang kita perjuangkan dengan airmata darah, lupa..*

*Kita harus punya uang* *sendiri untuk merawat hidup kita di masa tua, jangan membayangkan anak akan "merawat" kita, membawa kita ke dokter dan menebus resep obat kita.*
*Pikirkan saja kalau kita akan masuk ke panti "jompo" yang akan kita bayar sendiri dari uang kita..*

Hidup di masa tua itu..
*Bonus, kalau anak berbakti.*
Mari kita pikirkan masa tua dengan tetap berserah karena Tuhan sudah mengatur semuanya.
*Tapi sadar se-dari dini, akan memberi hasil akhir..*
*Usia di penghujung waktu lebih baik dibanding bergulir tanpa rencana yang menuntun langkah yang pada akhirnya digerogoti rasa "kecewa" sampai akhir hayat..*

*_Jangan berharap kepada manusia... Karena pasti akan mengecewakan_*
*Berharaplah hanya kepada yang maha kuasa... InsyaAllah apa yang anda perjuangan kan hari ini mendapat ridho dan berkah nya... Amiin....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar